SEKILAS INFO
19-07-2019
  • 3 minggu yang lalu / Pengumuman ditujukan pada semua calon peserta didik baru yang telah lulus seleksi dan telah daftar ulang. Psikotes akan dilaksanakan Pada : Hari Jum’at, Tanggal 28 Juni 2019 Waktu. 07.00- Selesai Tempat, SMAN 4 JEMBER Peralatan yang harus dibawa, 1. Membawa peralatan tulis yaitu Pensil 2B/computer, penghapus, dan ballpoin 2. Diperbolehkan untuk membawa minum. 3. Sebelum...
  • 1 tahun yang lalu / Selamat, Bagi Siswa dan Siswi calon peserta didik SMAN 4 Jember. Sukses Selalu. Amien.
  • 1 tahun yang lalu / Pengambilan Pin akan dibuka tanggal 25 Mei sampai 8 Juni 2018
Sejarah singkat

Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas   Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang (SMA IKIP Malang) Cabang Jember 1965 sampai dengan tahun ajaran 1968 didirikan dengan Surat Keputusan Dekan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Brawijaya Malang Cabang Jember,

Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas Negeri 4 Jember berasal dari :

  1. SMA IKIP Malang Cabang Jember dari tahun 1965 s.d 1968
  2. SMA FIP Uned Jember dari tahun 1970 s.d 1981
  3. SMA 1 FKIP UJ Jember dari tahun 1981 s.d 1986
  4. SMA FKIP UJ 1 Jember dari tahun 1986 s.d 1988
  5. SMA Negeri 4 Jember dari tahun 1988 s.d 1997
  6. SMU Negeri 4 Jember dari tahun 1997 s.d 2006
  7. SMA Negeri 4 Jember dari tahun 2006 s.d sekarang.

 

Tujuan Pendidikan Nasional diantaranya untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia dalam rangka upaya mewujudkan tujuan nasional (UU RI  Nomor : 2 tahun 1989 Bab II Pasal 3).

 

Salah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah.

 

Peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pengembangan sumber daya manusia, harus dilakukan secara terencana, terarah dan intensif, sehingga mampu menyiapkan bangsa Indonesia memasuki era globalisasi yang sarat dengan persaingan. Peningkatan mutu pendidikan akan dapat tercapai, jika sekolah dengan berbagai keragamannya diberi wewenang untuk mengatur dan mengurus dirinya sendiri sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan peserta didiknya.

 

Sementara itu seiring dengan UU No. 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, menuntut adanya kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang memadai yang pada saatnya nanti mengarah pada otonomi sekolah. Jadi otonomi sekolah adalah kewenangan sekolah untuk mengatur dan mengurus kepentingan warga sekolah menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi warga sekolah sesuai dengan peraturan perundang-undangan pendidikan nasional yang berlaku. Wujud dari usaha pencapaian sasaran tersebut dapat dilakukan dengan penerapan konsep terkini tentang penyelenggaraan pendidikan melalui program “BBE (Broad-Based Education)”.

Konsep BBE adalah “pendidikan berbasis luas dan mendasar”, artinya penyelenggaraan pendidikan yang berbasis pada masyarakat luas dan berorientasi pada kecakapan hidup (life skills), untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan sehari-hari.

Implementasi BBE ini terfokus pada 5 (lima) hal sebagai berikut : (1) reorientasi pembelajaran menuju pembelajaran dan evaluasi yang efektif, (2) pengembangan budaya sekolah, (3) peningkatan efektifitas manajemen sekolah, (4) penciptaan hubungan sinergis antara sekolah dengan masyarakat, (5) pengisian muatan lokal termasuk kecakapan vokasional.

Mengacu pada fokus pertama dan ketiga dari implementasi BBE tersebut, maka SMA 4 Jember berupaya untuk melengkapi sarana penunjang pembelajaran yaitu berupa alat atau media pembelajaran terutama pengembangan teknologi informasi (TI) berupa komputer dan buku-buku penunjang perpustakaan, serta CD pebelajaran.

Pengumuman

PSIKOTES Peserta Didik Baru

Format Daftar Ulang Peserta Didik Baru

MPLS SMAPAJR